Bookmark and Share

Oleh Dr. Kristiana Fransisca

Tim Medis

PT. Masa Cipta Husada

PENDAHULUAN

      Data pengidap gagal ginjal kronis di Indonesia menurut hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 oleh Kementerian Kesehatan RI sebanyak 0.2% dari total jumlah penduduk. Penyakit ginjal kronik atau yang lebih dikenal di masyarakat dengan istilah gagal ginjal kronis (GGK) adalah kondisi saat fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap yang dialami lebih dari 3 bulan. GGK sendiri, biasanya tidak bergejala sehingga membuat pengidap penyakit ini biasanya tidak menyadari hingga mencapai stadium lanjut. Penyakit ini biasanya terdeteksi pada stadium dini ketika dilakukan pemeriksaan darah atau urin. Status GGK berubah menjadi gagal ginjal tahap akhir (End-Stage Renal Disease/ESRD) ketika ginjal tidak lagi berfungsi dan terjadi penumpukan limbah tubuh, cairan, dan elektrolit yang bisa membahayakan jiwa jika tanpa dilakukan penyaringan buatan (dialisis / cuci darah) atau transplantasi ginjal.


PENYEBAB

        Penyakit ginjal kronik berkaitan dengan penyakit atau masalah kesehatan lain yang merusak pembuluh-pembuluh darah di dalam ginjal. Dua penyakit yang sering sebagai penyebab gagal ginjal kronik adalah:

  • Diabetes mellitus – kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol akan merusak pembuluh-pembuluh darah dalam ginjal untuk jangka panjang yang terjadi secara bertahap dan mempengaruhi fungsi ginjal, disebut nefropati diabetes.
  • Hipertensi – tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, tekanan yang berlebihan di dalam pembuluh-pembuluh darah dapat merusak pembuluh-pembuluh darah dan merusak ginjal.


      Dari data 7th Report of Indonesian Renal Registry tahun 2014, pasien gagal ginjal yang melakukan cuci  darah paling banyak disebabkan karena hipertensi (37%), diabetes (27%), kelainan bawaan (10%), dan lainnya (26%).

Penyebab lainnya :

  • Gangguan ginjal polisistik: kondisi saat kedua ginjal berukuran lebih besar dari normal karena pertambahan massa kista. Kondisi ini adalah kondisi yang diturunkan secara genetik.
  • Penyumbatan atau gangguan jangka panjang pada saluran kemih, seperti yang disebabkan batu ginjal atau gangguan prostat 
  • Penggunaan rutin obat-obatan tertentu dalam jangka panjang, seperti obat anti-inflamasi non-steroid (non-steroidal anti-inflammatory drugs/NSAIDs), termasuk aspirin dan ibuprofen. 
  • Lupus eritematosus sistemik (kondisi saat sistem kekebalan tubuh menyerang dan mengenali ginjal sebagai jaringan asing). 
  • Kegagalan pertumbuhan ginjal pada janin saat dalam kandungan.

      Menurut beberapa studi terdapat beberapa faktor tertentu lainnya yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terserang penyakit ginjal kronik, yaitu:

  • Umur – ginjal mulai berkurang dari segi ukuran seiring bertambahnya usia. Hal ini membuat ginjal semakin rapuh seiring waktu berjalan.
  • Jenis kelamin – risiko kaum pria untuk terserang penyakit ginjal kronis lebih tinggi dibandingkan kaum wanita.
  • Riwayat keluarga – diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya hanya karena dua penyebab utamanya - diabetes dan hipertensi


GEJALA

  • Lebih sering ingin buang air kecil, terutama di malam hari
  • Kulit gatal
  •  Adanya darah atau protein dalam urin
  • Kram otot dan kejang otot
  • Kehilangan berat badan
  • Kehilangan nafsu makan, mual, muntah
  • Cegukan
  • Kelelahan atau merasa lemah
  • Menurunnya ketajaman mental
  • Tekanan darah yang sulit dikendalikan
  • Penumpukan cairan yang mengakibatkan pembengkakan pada pergelangan kaki  atau tangan
  • Nyeri pada dada, akibat cairan menumpuk di sekitar jantung
  • Sesak napas

 


PENCEGAHAN
     
     Pengidap kondisi-kondisi tertentu yang berisiko mengarah ke penyakit ginjal kronik seperti diabetes dan tekanan darah tinggi disarankan untuk mewaspadai dan mengontrol perkembangan penyakit mereka. Perubahan gaya hidup seperti pola makan sehat, berolahraga teratur, menghindari konsumsi obat-obatan yang dapat merusak ginjal dan menghindari kelebihan konsumsi minuman keras akan membantu mencegah terjadinya gagal ginjal.  


== semoga bermanfaat, salam sehat ==
 

© 2017 PT. Masa Cipta Husada. All rights reserved